Reviu Penelitian Uji Klinis Pengobatan COVID-19

0
19

Bekasi – Puslitbang Sumber Daya dan Yankes sebagai fasilitator/ koordinator/ orkestrator Penelitian Klinis di Indonesia menyelenggarakan rapat koordinasi penelitian uji klinik pengobatan COVID-19 (30/3/2021). Penelitian Uji Klinis ini bertujuan untuk mengetahui efikasi pengobatan pada penderita COVID-19 derajat ringan, sedang maupun berat dalam menurunkan angka kematian penderita COVID-19 di rumah sakit, dengan membandingkan angka kematian (sampai dengan 14 hari) antar kelompok pengobatan. 

 

“Rapat koordinasi penelitian ini merupakan arahan/perintah langsung menteri kesehatan dan wakil menteri kesehatan. Badan Litbangkes agar mengajak rumah sakit sebanyak banyaknya untuk ikut serta dalam penelitian uji klinik, mengingat belum ada pengobatan dan tata laksana khusus pasien COVID-19, termasuk anti virus ataupun obat-obatan golongan lain, sehingga uji klinik ini diarahkan pada uji klinik obat”, papar dr .Muhammad Karyana sebagai Plt. Kepala Puslitbang SD-Yankes.

Rapat Koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Litbangkes dr. Slamet, MHP, yang dihadiri oleh para pakar uji klinik, tim penelitian Rumah Sakit Pemerintah Pusat dan Daerah, TNI/POLRI dan BUMN sebagai site penelitian untuk membahas protokol dan anggaran penelitian. Hingga saat ini Rumah Sakit yang bersedia untuk melakukan uji klinik sudah mengirimkan proposal,  hal ini sangat di apresiasi. “Beberapa Rumah Sakit juga mengajukan etchical clereance  nya melalui Badan Litbangkes yang nantinya akan diklarifikasi dan akan segera mendapatkan persetujuan”, ujar dr. Slamet 

Diharapkan pertemuan persiapan pelaksanaan penelitian uji klinis pengobatan COVID-19 ini guna mempersiapkan protokol penelitian, kesiapan rumah sakit sebagai site penelitian dan administrasi untuk memenuhi perizinan uji klinik yang sesuai cara uji klinik yang baik dan dapat berkoordinasi antara Balitbangkes dengan Rumah Sakit. (yul,put)